Showing posts with label Komputer. Show all posts
Showing posts with label Komputer. Show all posts

Setting Modem Nokia CDMA

SieR | 10:02 | 1comments
Ada banyak cara untuk bisa koneksi internet, salah satunya adalah dengan menggunakan ponsel sebagai modem. Untuk koneksi dengan ponsel saya anggap paling fleksibel karena kita bisa melakukan koneksi internet dimana saja, mau di rumah, kantor, jalan, atau di pertokoan. Cukup sambungkan ponsel dengan laptop, dial, langsung online. Tentunya pake laptop :)

Untuk koneksi dengan ponsel pun cukup banyak alternatif yang bisa digunakan, kecuali dari ponsel itu sendiri yang ada banyak merek dan serinya, juga banyaknya kartu gsm atau cdma yang bisa kita pakai.

Caranya
Instalasi Kabel Data DKU-5 dan Modem Nokia ( Yang Suport Modem seri 2865, 6585, 2115i, 2116, dll)
Anda harus terlebih dahulu memiliki kabel data DKU-5/CA-42:

1. Masukkan CD Instalasi DKU-5/CA-42 dari Nokia (jangan hubungkan ponsel dengan USB komputer terlebih dahulu)
2. Pilih Instalasi Driver DKU-5/CA-42, tunggu hingga proses instalasi selesai
3. Hubungkan kabel data DKU-5 pada port USB
4. Saat ada pesan “found new hardware” dan ditanyakan drivernya, pilih detect automatically (CD DKU-5/CA-42 tetap harus berada di CD ROM)
5. Kabel DKU-5 telah terinstall di PC Anda
6. Install driver modem Nokia

Instalasi Driver Modem Nokia
Download file Modem Driver untuk Nokia (nmpCDMA2000_1x.inf).

1. Pilih Program > Control Panel > Phone and Modem Options
2. Untuk instalasi modem yang pertama kali akan muncul window Location Information (isi data2 yang diminta sesuai lokasi anda, cukup isi Area code)
3. Pilih tab Modems, klik Add…
4. Check “Dont’ detect my modem;…”
5. Pilih “Have Disk…”
6. Saat ditanyakan, cari lokasi dimana Anda menyimpan file nmpCDMA2000_1x.inf yang telah Anda download, klik OK
7. Pilih “Nokia CDMA2000 1x 3G Packet Data Modem”
8. Pilih Port yang paling besar (jangan pilih all ports)
9. Modem Nokia telah terinstall di PC Anda
10. Buat Koneksi Internet baru dengan memilih Nokia 3G packet data sebagai modem

Cara Membuat Koneksi Internet Baru

1. Pilih Program > All Programs > Accessories > Communications > Network Connections
2. Pilih File > New Connections
3. Klik Next, pilih “Connect to the Internet”
4. Pilih “Set up My Connection manually”
5. Pilih “Connect using a dial-up modem”
6. Pilih handset yang ingin Anda gunakan sebagai modem (Nokia)
7. Masukkan nama provider CDMA (Mobile-8/StarOne/Esia) sebagai nama ISP Anda
8. Masukkan #777 sebagai nomor dial up ISP
9. Pilih Anyone’s use… untuk koneksi ini
10. Starone > username: starone password: indosat,
Mobile-8 > username: m8 password: m8,
Esia > username: esia password: esia,
Flexi > username: telkomnet@flexi password: telkom
11. Check “Add Shortcut”, klik “Finish”
12. Connect ke Internet menggunakan koneksi Mobile-8/StarOne/Esia yang telah Anda buat

Filename/Title Size
Read Me / Instructions (PDF) (nokiamodem.pdf) 101.05 KB
Download Driver (nmpCDMA2000_1x.inf) 26.97 KB



StarOne Internet
Aktifasi Layanan Starone:

* Ketik NET
* Kirim ke 799
* Tarif SMS: Rp 5.500


Registrasi cara bayar:

* Ketik Reg[spasi]VOL untuk pemakaian berdasarkan volume.
* Atau Reg[spasi]TIME untuk pemakaian berdasarkan waktu.
* Lalu kirim ke 799
* Tarif SMS: Rp 500/SMS (sudah termasuk Ppn)


Jenis Biaya * Nominal
Penagihan per menit Rp 75/menit
Penagihan per volume/Kbyte Rp 1/kb
Biaya perpindahan model penagihan Rp 500/SMS




Parameter yang harus dimasukkan:

* username = starone
* password = indosat
* no. dial = #777



*) Dapat dipilih sesuai kebutuhan kapan saja.

Hardisk Repair Tips

SieR | 13:33 | 0 comments
Tahapan 1

Sebelum melakukan tahapan selanjutnya sebaiknya mengunakan tahapan 1 untuk memastikan kondisi platter harddisk yang rusak. Untuk mengetahui hal ini harddisk harus dilakukan LOW LEVEL FORMAT (LLF). LLF dapat dilakukan dari BIOS atau Software. Untuk BIOS, beberapa PC lama seperti generasi 486 atau Pentium (586) memiliki option LLF. Atau dapat mengunakan software LLF. Untuk mendapatkan software LLF dapat diambil di Site pembuat harddisk. Atau mencari utiliti file seperti hddutil.exe (dari Maxtor - MaxLLF.exe) dan wipe.exe versi 1.0c 05/02/96.Fungsi dari software LLF adalah menghapus seluruh informasi baik partisi, data didalam harddisk serta informasi bad sector. Software ini juga berguna untuk memperbaiki kesalahan pembuatan partisi pada FAT 32 dari Windows Fdisk.Setelah menjalankan program LLF, maka harddisk akan benar-benar bersih seperti kondisi pertama kali digunakan. Peringatan : Pemakaian LLF software akan menghapus seluruh data didalam harddisk

Tahapan 2

Proses selanjutnya adalah dengan metode try dan error. Tahapan untuk sesi ini adalah :

a. Membuat partisi harddisk : Dengan program FDISK dengan 1 partisi saja, baik primary atau extended partisi. Untuk primary dapat dilakukan dengan single harddisk , tetapi bila menghendaki harddisk sebagai extended, diperlukan sebuah harddisk sebagai proses boot dan telah memiliki primary partisi (partisi untuk melakukan booting).

b. Format harddisk : Dengan FORMAT C: /C. Penambahan perintah /C untuk menjalankan pilihan pemeriksaan bila terjadi bad sector. Selama proses format periksa pada persentasi berapa kerusakan harddisk. Hal ini terlihat pada gambar dibawah ini. Ketika program FORMAT menampilkan Trying to recover allocation unit xxxxxx, artinya program sedang memeriksa kondisi dimana harddisk tersebut terjadi bad sector. Asumsi pada pengujian dibawah ini adalah dengan Harddisk Seagate 1.2 GB dengan 2 lokasi kerusakan kecil dan perkiraan angka persentasi ditunjukan oleh program FORMAT : Kondisi Display pada program Format persentasi yang dapat digunakan Baik 0-20% 20% Bad sector 21% Dibuang Baik 22-89% 67% Bad sector 91% Dibuang Baik 91-100% 9%

c. Buat partisi kembali : Dengan FDISK, buang seluruh partisi didalam harddisk sebelumnya, dan buat kembali partisi sesuai catatan kerusakan yang terjadi. Asumsi pada gambar bawah adalah pembuatan partisi dengan Primary dan Extended partisi. Pada Primary partisi tidak terlihat dan hanya ditunjukan partisi extended. Pembagian pada gambar dibawah ini adalah pada drive D dan F (22MB dan 12 MB) dibuang karena terdapat bad sector. Sedangkan pada E dan G ( 758MB dan 81MB) adalah sebagai drive yang masih dalam kondisi baik dan dapat digunakan.Bila anda cukup ngotot untuk memperbaiki bad sector anda, dapat juga dilakukan dengan try-error dengan mengulangi pencarian lokasi bad sector pada harddisk secara tahapan yang lebih kecil, misalnya membuat banyak partisi untuk memperkecil kemungkinan terbuangnya space pada partisi yang akan dibuang. Semakin ngotot untuk mencari kerusakan pada tempat dimana terjadi bad sector semakin baik, hanya cara ini akan memerlukan waktu lebih lama walaupun hasilnya memang cukup memuaskan dengan memperkecil lokasi dimana kerusakan harddisk terjadi.

d. Untuk memastikan apa bad sector sudah terletak pada partisi harddisk yang akan dibuang, lakukan format pada seluruh letter drive dengan perintah FORMAT /C. Bila bad sector memang terdapat pada partisi yang dibuang (asumsi pada pengujian bad sector terletak pada letter drive D dan F), maka partisi tersebut dapat langsung dibuang. Tetapi bila terjadi kesalahan, misalnya kerusakan bad sector tidak didalam partisi yang akan dibuang melainkan terdapat pada partisi yang akan digunakan, anda harus mengulangi kembali proses dari awal dengan membuang partisi dimana terdapat kesalahan dalam membagi partisi yang terkena bad sector. Hal yang perlu diingat : Pembuatan partisi dilakukan dari awal ke akhir, misalnya C, D, E dan selanjutnya. Untuk membuang partisi mengunakan cara sebaliknya yaitu dari Z ke C. Kesalahan dalam membuang dan membuat partisi yang acak acakan akan mengacaukan sistem partisi harddisk.

e. Proses selanjutnya adalah membuang partisi yang tidak digunakan lagi. Setelah melakukan pemeriksaan dengan program FORMAT, maka pada proses selanjutnya adalah membuang partisi yang mengandung bad sector. Pada gambar dibawah ini adalah: Tahap membuang 2 partisi dengan FDISK untuk letter drive D dan E. Untuk E dan G adalah partisi letter drive yang akan digunakan.

F. Pada akhir tahapan anda dapat memeriksa kembali partisi harddisk dengan option 4 (Display partitisi) pada program FDISK, contoh pada gambar dibawah ini adalah tersisa 3 drive : C sebagai primary partisi (tidak terlihat), 2 extended partisi yang masih baik dan partisi yang mengandung bad sector telah dihapus.

G. Akhir proses. Anda memiliki harddisk dengan kondisi yang telah diperbaiki karena bad sector. Letter drive dibagi atas C sebagai Primary partisi dan digunakan sebagai boot, D (758MB) dan E (81MB) adalah partisi ke 2 dan ke 3 pada extended partisi. Bila anda belum puas dengan hasil mencari bad sector, maka anda dapat mengulangi prosesur diatas. Untuk melakukan Tips ini sebaiknya sudah mengetahui prosedur dalam membuat partisi dengan program FDISK.

Yang perlu dicatat pada tip ini adalah, berhati-hati pada pemakaian program LLF. Sebaiknya mengunakan single drive untuk mengunakan program ini. Kesalahan melakukan LOW LEVEL FORMAT pada harddisk sangat fatal dan tidak dapat dikembalikin seperti kondisi semula. Untuk harddisk yang terkena BAD SECTOR sebaiknya mengunakan harddisk yang kondisinya belum terlalu parah atau bad sector terdapat di beberapa tempat dan tidak sporadis tersebar. Kerusakan pada banyak tempat (sporadis bad sector) pada harddisk akan menyulitkan pencarian tempat dimana terjadi bad sector.
====================================================================

Atau menggunakan tips yang bisa anda download dari sini ( klik tulisan ini ), sumber :

Sumber : http://www.obengware.com/tips/harddiskbadsector.htm


= Tips Memperbaiki Harddisk =
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. BOSAN BANGET "Never Give Up" - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website
Proudly powered by Blogger